Kamis, 19 Juli 2018

membangun istana

| |


Wahai bidadari.
Hati ini seperti terkenak gelombang dasyhat
Kemana aku berlali, tak dapat aku berpisah
Mungkin engakau adalah masa depanku ?
Kutulis semua tentang diriku ke CP
Agar engkau dapat mengenal lebih jauh
Menjelajahi dimensi kehidupanku
Tak ada kata manis untuk merayu
Jujur lebih bahagia untuk menilai
Wahai bidadariku
Jam gadang selalu memperhatikan gerak-gerik kita
Selalu berdering pukul 3 malam.
Dinginnya malam berhembus sejuk
Memadamkan hati yang telah terbakar
Air mata membasahi sajadah
Doa-doa kita terbang ke langit
Memohon untuk mendapatkan yang terbaik
Wahai bidadariku.
Ku tunggu engkau hadir
Dalam taaruf aku akan ku jeput
Mendirikan istana buat kita berdua.
Aku menunggumu dalam sendirian jomblo fisabilillah

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

membangun istana

Wahai bidadari. Hati ini seperti terkenak gelombang dasyhat Kemana aku berlali, tak dapat aku berpisah Mungkin engakau adalah masa...

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©